Pambuka: Tautan Kritis
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana komputer dapat merasakan suhu, tekanan, atau sinyal analog dunia nyata lainnya? atau bagaimana mereka mengendalikan motor, katup, dan alat penggerak lainnya?Jawabannya terletak pada teknologi input/output analog (I/O)Artikel ini akan mendemistifikasi konsep inti, prinsip teknis, dan aplikasi I/O analog, menawarkan wawasan berharga bagi pemula dan insinyur berpengalaman.
Apa Itu I/O Analog?
Dalam alam, kuantitas fisik seperti suhu, tekanan, dan aliran ada sebagai sinyal analog yang terus berubah.Antarmuka I/O analog berfungsi sebagai penerjemah, mengkonversi sinyal analog ke digital (konversi A/D) dan sebaliknya (konversi D/A).
Jenis Perangkat I/O Analog
-
Perangkat input analog (konverter A/D):Mengubah sinyal analog eksternal menjadi data digital untuk pengolahan komputer.
-
Perangkat output analog (konverter D/A):Mengubah output digital dari komputer menjadi sinyal analog untuk mengontrol perangkat eksternal.
-
Perangkat I/O analog gabungan:Mengintegrasikan kemampuan konversi A/D dan D/A.
Konversi A/D: Dari Analog ke Digital
Konversi A/D melibatkan transformasi sinyal analog terus menerus menjadi nilai digital diskrit melalui dua proses utama:
-
Kuantisasi:Membagi sinyal analog ke dalam tingkat terbatas.
-
Pengambilan sampel:Menangkap sinyal analog pada interval yang teratur.
Konversi D/A: Dari Digital Kembali ke Analog
Proses ini membalikkan konversi A/D, merekonstruksi nilai digital menjadi tegangan atau arus analog untuk menggerakkan perangkat eksternal.
Teknik isolasi untuk integritas sistem
Untuk meningkatkan kekebalan suara dan keselamatan, perangkat I/O analog menggunakan isolasi:
-
Isolasi bus:Menggunakan optocoupler untuk memisahkan sirkuit komputer dari I/O eksternal, mencegah gangguan listrik.
-
Isolasi saluran ke saluran:Menambahkan isolasi antara saluran I / O individu, penting untuk perangkat dengan potensi tanah yang berbeda.
Spesifikasi teknis utama
Memilih perangkat I/O analog yang tepat membutuhkan evaluasi parameter berikut:
Konfigurasi Saluran I/O
-
Input satu ujung:Mengukur tegangan relatif terhadap tanah menggunakan satu saluran sinyal.
-
Input diferensial:Mengukur tegangan antara dua jalur sinyal, menolak kebisingan mode umum.
Resolusi
Mendefinisikan granularitas representasi digital.
- Resolusi 16-bit membagi sinyal menjadi 65.536 tingkat.
- Resolusi 12 bit menawarkan 4.096 tingkat.
Jangkauan I/O
Harus sesuai dengan spesifikasi sensor/actuator:
-
Unipolar:Mengelola sinyal positif saja (misalnya, 0 ̊10V).
-
Bipolar:Mengakomodasi sinyal positif/negatif (misalnya, ±10V).
Tingkat pengambilan sampel
Kritis untuk akurasi sinyal:
- Teorema Nyquist mewajibkan pengambilan sampel pada ≥ 2 × frekuensi sinyal.
- Aplikasi praktis sering menggunakan 10x oversampling untuk mencegah aliasing.
Fitur Lanjutan
Sistem Jam dan Pemicu
-
Sumber jam:Internal (tepat), eksternal (sinkronisasi), atau berbasis perangkat lunak (kurang akurat).
-
Mode pemicu:Perintah perangkat lunak, sinyal eksternal, atau aktivasi berbasis ambang.
Memori Buffer
Meningkatkan efisiensi penanganan data:
-
FIFO:Urutan pertama masuk-pertama keluar.
-
Ring buffer:Penyimpanan sirkular untuk pengambilan data yang dipicu oleh peristiwa.
Bus Mastering
Memungkinkan akses memori langsung (DMA) untuk transfer data berkecepatan tinggi tanpa overhead CPU.
Kesimpulan: Memungkinkan Sistem Cerdas
Teknologi I/O analog membentuk tulang punggung otomatisasi modern, menjembatani fenomena fisik dengan kontrol digital.instrumen ilmiah, dan seterusnya.
Lampiran: Singkatan umum
-
LSB:Sedikit signifikan
-
MSB:Bagian yang Paling Penting
-
FSR:Rentang Skala Penuh